Penerapan ISM CODE Elemen 10 Bagi Armada Kapal Roro Bengkalis-Sungai Pakning Di PT.ALP Terhadap Peningkatan Keselamatan Pelayaran

  • Romadhoni Romadhoni Politeknik Negeri Bengkalis
  • Suzdayan Suzdayan Politeknik Negeri Bengkalis
Keywords: Pengawasan ISM Code Aturan 10, Peralatan Kritis

Abstract

Abstrak

PT. Atosim Lampung Pelayaran (ALP) adalah perusahaan jasa angkutan penyebrangan untuk penumpang, kendaraan dan barangyang salah satu trayeknya adalah Lintasan Bengkalis – Sungai Pakning. Pada tahun bulam Maret 2018 dilarang berlayar karena tidak mendapat izin berlayar disebabkan kelengkapan dokumen-dokumen itu pelayaran belum dipenuhi oleh pihak armada atau operator kapal. Hal ini tentunya berdampak pada distribusi barang dan penumpang di pulau Bengkalis, hal ini tentunya bertentangan dengan tujuan ISM Code. Pengawasan yang sudah dilakukan oleh internal dan eksternal pengawas, tidak dapat menekan jumlah kecelakaan pelayaran, khususnya yang diakibatkan kerusakan peralatan kritis. Lemahnya pengawasan berpengaruh terhadap tidak berjalannya penerapan ISM Code aturan 10 mengenai perawatan kapal dan perlengkapannya khususnya untuk peralatan penting. Lemahnya pengawasan dikarenakan ketidaksesuainya kualifikasi pengawas, jumlah SDM pengawas, cara pengawasan, anggaran pengawasan, prosedur pengawasan dan peralatan pengawasan pada pengawas internal dan eksternal.

Published
2018-12-01
Section
Articles