Analisis Kekerasan Pahat HSS pada Mesin Bubut Melalui Perlakuan Heattreatment Quenching Di Workshop Produksi Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Bengkalis

  • Razali Razali Razali Politeknik Negeri Bengkalis
Keywords: Kekerasan, Pahat, Temperatur, Pendingin

Abstract

Berdasarkan hasil Study Lapangan di tempat praktek Bengkel Mesin Perkakas Politeknik Negeri Bengkalis Selama  proses Pemesinan  pemotongan  logam berlangsung terjadi interaksi antara pahat dan benda kerja.  Gesekan yang dialami pahat oleh permukaan geram yang mengalir dan permukaan benda kerja yang telah terpotong. Akibat gesekan ini pahat mengalami keausan. Keausan pahat ini akan makin membesar sampai batas tertentu. Lamanya waktu untuk mencapai batas keausan ini yang didefinisikan sebagai umur pahat (Tool Life).

Faktor yang mempengaruhi kekerasan pahat yaitu temperatur dan media pendingin terlihat bahwa Main Effects Plot untuk rata-rata dari dua factor yaitu temperatur dan media pendingin. Berikut penjelasan untuk masing-masing faktor Sesudah di heat treatment pada temperatur 1000°C  tertinggi (Sesudah heat treatment 800°C: Rata-rata nilai terendah. Sesudah heat treatment 900°C: Rata-rata kembali naik. Temperatur sesudah heat treatment 800°C berdampak negatif terbesar, sementara sesudah heat treatment 1000°C menghasilkan nilai tertinggi. Air Garam: Rata-rata terendah. Oli SAE 20: Rata-rata tertinggi. Oli SAE 20 memberikan hasil terbaik, sedangkan Air Garam terendah. Temperatur sesudah heat treatment 800°C merugikan, dan Oli SAE 20 memberikan hasil terbaik.

Published
2024-12-24
Section
Articles