Analisa Hambatan Total Cathedral Hull Pada Kapal Amphibious High-Speed Craft

  • romadhoni romadhoni Politenik Negeri Bengkalis
  • suzdayan Suzdayan Politenik Negeri Bengkalis
  • Fazrian Fazrian Politenik Negeri Bengkalis
  • Bobi Satria Politenik Negeri Bengkalis
  • Aprizawati Aprizawati Politenik Negeri Bengkalis
  • Husnul Khotima Politeknik Negeri Bengkalis
Keywords: Resistance, Cathedral Hull, Numerik, Amphibious

Abstract

Penelitan dilakukan untuk mengetahui secara numerik ketahanan Amphibious High Speed ​​​​Craft (AHSC) pada bentuk haluan untuk mendekati desain bentuk haluan lambung yang lebih baik. Kendaraan jenis ini dan kendaraan terapung berbentuk tumpul lainnya menghadapi masalah pembentukan gelombang busur besar pada kecepatan tinggi. Pada lambung kapal AHSC saat kapal operasikan pada kecepatan rendah atau displasmen dengan nilai Fn 0-1,8 bentuk lambung Cathedral Hull memiliki nilai hambatan terbaik yaitu dengan selisih 3-5% dibandikan kedua bentuk lambung plat datar. Selanjutnya pada kecepatan service bentuk Cathedral Hull masih memiliki nilai terbaik ketika melewati fluida dan gelombang pada kecepetan tinggi pada  Fn 2,3-2,8, hasil dari simulasi yang telah di lakukan pada kecepatan tersebut aliran udara mengalir pada sisi kiri dan kanan lambung sehingga dapat memutus aliran udara dan hambatan gelombang. Selain itu, ketika kecepatan servis pada permukaan basah berkurang, terjadi resistensi gesekan dan resistensi tekanan, tentu saja hal ini dapat memastikan konsumsi bahan bakar dan ketahanan terhadap pecahnya gelombang pada lambung haluan berbentuk katedral lebih rendah dibandingkan dengan bentuk haluan lainnya. Sedangkan lambung berbentuk Cathedral Hull mampu mereduksi total drag masing-masing sebesar 22%.

Published
2024-12-24
Section
Articles