The Evaluation and Strategy for Freight Transport Move Route to Support the Dumai City Master Plan
Abstract
Peningkatan volume angkutan barang di Kota Dumai, yang merupakan kawasan industri, saat ini sangat bergantung pada jalur darat, yang berpotensi menyebabkan kerusakan jalan, kemacetan, dan ketidakseimbangan antara sarana dan prasarana transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun Dokumen Rencana Induk Angkutan Barang yang terpadu dan berkelanjutan. Metodologi yang digunakan meliputi pengumpulan data primer melalui survei volume lalu lintas dan wawancara di lapangan, diikuti oleh analisis kinerja dan pemodelan jaringan jalan. Hasil analisis menunjukkan bahwa semua ruas jalan angkutan barang memiliki Derajat Kejenuhan (Dj) kurang dari 0.85 untuk kondisi eksisting, yang berarti kinerja lalu lintas masih di bawah ambang batas macet. Namun, proyeksi 5 hingga 10 tahun mendatang menunjukkan bahwa nilai Dj akan mendekati 0.85, sehingga diperlukan tindakan antisipasi lalu lintas yang cepat. Rekomendasi utama yang dihasilkan adalah dua pemindahan rute kritis: (1) Angkutan barang menuju Kawasan Industri Lubuk Gaung diubah dari Jalan Cut Nyak Dien menjadi Jalan Parit Kitang menuju Mumugo; (2) Rute menuju Pelindo Dumai diubah melewati Jalan Gatot Soebroto agar terhindar dari jalur perkotaan (Jalan Putri Tujuh). Implementasi rekomendasi ini, yang didukung penyusunan kebutuhan terminal dan jembatan timbang, sangat penting untuk meningkatkan efisiensi, keselamatan, dan pemeliharaan infrastruktur di Kota Dumai.
